Jumat, 09 November 2012

Posted by Khoerudin Sang Guru |
Jakarta - Beberapa pihak menyebut Menteri BUMN Dahlan Iskan hanya melakukan pencitraan saat mengungkap adanya pemerasan yang dilakukan Anggota DPR ke sejumlah BUMN. Namun Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid tak setuju. Hidayat yakin apa yang dilakukan Dahlan bukanlah pencitraan. Namun Dahlan harus serius mengungkap kasus pemerasan itu hingga ke penegak hukum. "Ini (pemerasan BUMN) bukan masalah main-main. Ini bukan masalah pencitraan, ini BUMN yang dijadikan sapi perah. Tapi jangan cuma wacana," kata Hidayat saat berbincang, Selasa (6/11/2012). Hidayat mengatakan Dahlan harus menunjukkan keseriusannya dengan meneruskan pengungkapan kasus pemerasan ke institusi lain selain DPR. Hidayat juga menantang Dahlan untuk menelusuri pihak BUMN pemberi suap dan juga mengungkap pemerasan yang dilakukan pihak pemerintah. "Mestinya Pak Dahlan juga menindak yang menyuap, karena yang dipakai itu uang siapa. Kongkalikong ini harus kita berantas," ujarnya. Hidayat menuturkan jika Dahlan hanya 'mengincar' anggota DPR dan tak menelusuri pihak pemberi suap yang ada di jajarannya, maka keseriusan Dahlan patut disangsikan. "Kalau hanya diungkap yang di DPR saja, akan jadi kesan ini benar terkait pengalihan isu inefisiensi PLN. Tapi memang kalau beliau bukan untuk mengalihkan, maka itu yang terkait dengan eksekutif, dan juga memberi hukuman kepada anggota BUMN yang memberi pelicin harus diungkap," pungkasnya. sumber :detikNews

1 komentar: